Senin, 14 Oktober 2013

benteng malioboro bengkulu

BKL-permai,BENTENG MARLBOROUGH (1714-1719)


Lokasi
Benteng Marlborough berdiri kokoh di tepi laut di atas sebuah dataran dengan ketinggian lebih kurang 8,5 meter di atas permukaan laut (dpl). Secara administratif benteng ini terletak di Desa Kebon Keling, Kelurahan Kampung Cina, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Propinsi Bengkulu.


Bagian luar benteng dikelilingi parit dan tanggul, namun pada bagian depan dan belakang sudah tidak tampak lagi hanya berupa tanah yang agak rendah dan bekas bangunan yang telah dibongkar. Sisi luar parit keliling yang merupakan tanggul kini dibuatkan jalan setapak selebar kurang lebih 1 meter. Dari jalan setapak ini masih terdapat halaman yang dibatasi oleh pagar besi yang mengelilingi benteng yang menjadi pembatas antara benteng dengan lingkungan luar.


Lingkungan di luar pagar benteng berbatasan dengan jalan raya, yaitu pada sebelah timur berbatasan dengan jalan Benteng, (dahulu Jalan Burniat), berlanjut dengan pertigaan yang merupakan ruas Jalan Khodijah dan Taman Tapak Paderi dengan latar pemukiman penduduk dan tepat pada sudut pertigaan jalan terdapat sekolah. Di sebelah barat berbatasan dengan Jalan Jenderal A. Yani dan pertokoan serta pecinan, termasuk bekas Gedung Pengadilan, sebelah utara Jalan Jenderal A. Yani dan Pelabuhan Lama (obyek wisata Pantai Bai), dan sebelah selatan Jalan Benteng dan perumahan masyarakat Kelurahan Kebun Keling

Latar Belakang Sejarah
Kedatangan Bangsa Eropa ke Bengkulu seperti juga ke daerah lain, pada mulanya untuk berhubungan dagang. VOC datang pada tahun 1604 dan mendirikan kantor pelelangan, kemudian pergi pada tahun 1670. Sedangkan Inggris melalui EIC (East India Company) datang pada tahun 1685 dan mengadakan perjanjian dengan Kerajaan Selebar. Kolonial Inggris berkuasa di Bengkulu selama 140 tahun terhitung mulai dari tahun 1685 dan berakhir pada tahun 1825 dengan adanya perjanjian London (Treaty of London) yang berisi penyerahan daerah kekuasaan Inggris kepada Belanda. Dalam rentang waktu tersebut, Inggris membangun sarana dan prasarana untuk menunjang imperialismenya di Bengkulu. Sarana dan prasarana yang dibangun antara lain garnizun, loji, gudang, jalan, pelabuhan, perkantoran dan benteng-benteng pertahanan. Salah satu benteng yang dibangun adalah benteng Marlborough. Pemberian nama Marlborough adalah sebagai penghormatan kepada John Churchil yang bergelar Duke of Marlborough I.

Pembangunan benteng Marlborough dimaksudkan sebagai benteng pertahanan untuk mempertahankan kekuasaan Inggris di kawasan pantai barat Sumatera dari ancaman Belanda. Selain itu juga dimaksudkan untuk mempertahankan daerah Bengkulu sebagai daerah monopoli lada dan pusat perdagangan.

Pembangunan benteng diprakarsai oleh Gubernur Yoseph Collet (1712-1716). Awal pembangunannya dimulai pada tahun 1713 dan selesai tahun 1719, dalam rentang waktu tersebut tercatat nama-nama penguasa Inggris yang mempunyai andil dalam pembangunan benteng tersebut, antara lain Yoseph Collet (1712-1716), Thiophillus Shyllings (1716-1717), Richard Former (1717-1718) dan Thomas Cooke (1718).

Fungsi Benteng Marlborough sebagai benteng pertahanan terus berlanjut pada periode berikutnya, yaitu oleh pihak Belanda (1825-1942), Jepang (1942-1945) dan oleh tentara Republik Indonesia pada masa perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Benteng yang masih berdiri kokoh sampai sekarang ini merupakan monumen perjuangan rakyat Bengkulu dalam menuntut keadilan dan kebebasan dari penjajah.

Arsitektur Bangunan
Benteng Marlborough berdiri di atas lahan seluas 44.100,5 meter2 dengan panjang 240,5 m dan lebar 170,5 m, dengan orientasi 215 derajat ke arah barat daya. Benteng Marlborough berbentuk kura-kura dengan arah hadap kepala ke barat daya, sedangkan pintu masuk benteng lebih mengarah ke barat, yaitu sisi mata kanan kura-kura dengan pintu masuk dan jembatan yang menghubungkan jalan masuk dengan bagian luar.

Pada bagian kepala dan badan dihubungkan dengan jembatan yang membentuk bagian leher. Pada bagian belakang benteng terdapat pintu masuk dari belakang dan sebuah jembatan di atas parit yang membentuk bagian ekor. Ketiga jembatan itu pada masa awalnya sewaktu-sewaktu dapat diangkat dan diturunkan. Disekeliling benteng dari batas terluar dinding masih terdapat batas-batas asli berupa parit-parit.

Pada bagian dalam benteng terdapat beberapa bangunan memanjang yang pada awalnya difungsikan sebagai gudang persenjataan, tempat tahanan dan perkantoran serta ruang terbuka yang merupakan halaman bagian dalam. Secara keseluruhan bentuk ba-ngunan yang berdenah kura-kura merupakan ciri khas benteng-benteng di Eropa. Bagian kepala kura-kura berfungsi sebagai pintu masuk benteng, sedangkan badan kura-kura berfungsi sebagai benteng dan keempat kakinya berfungsi sebagai bastion.

Benteng ini dibangun dengan menggunakan campuran kapur, pasir, dan semen merah. Tinggi dinding benteng bagian luar 8,65 m, tebal 3 m dan tinggi bagian dalam 8,50 m, tebal 1,85 m. Bangunan benteng terdiri atas delapan bangunan yaitu :
a. Bangunan kepala kura-kura
(panjang 60 m dan lebar 40,40 m)
b. Bangunan kaki kura-kura bagian selatan
(panjang 50,90 m dan lebar 50,60 m);
c. Bangunan kaki kura-kura bagian timur
(panjang 50,90 m dan lebar 50,10 m)
d. Bangunan kaki kura-kura bagian utara
(panjang 70,20 m dan lebar 40,60 m);
e. Bangunan kaki kura-kura bagian barat
(panjang 50,40 m dan lebar 50,10 m);
f. Bangunan timur laut
(panjang 50,20 m dan lebar 6,80 m);
g. Bangunan tenggara
(panjanng 60 m dan lebar 6,80 m);
h. Bangunan barat laut
(panjang 61 m dan lebar 6,80 M).

Tiap-tiap bangunan mempunyai ruangan-ruangan yang berfungsi sebagai tempat tahanan, gudang persenjataan, perlengkapan dan kantor. Pada tiap kaki kura-kura (bastion) terdapat beberapa pucuk meriam baik berukuran besar maupun berukuran kecil dan pada bagian bawah bangunan kaki kura-kura bagian utara terdapat terowongan yang berukuran panjang 6 m dan lebar 2 m. Dalam bangunan terdapat lubang perlindungan yang dipergunakan sebagai jalan keluar dari kepungan musuh. Bagian tengah benteng terbuka tanpa atap, sedang lantainya terbuat dari ubin, batu kali atau karang sedang atap terbuat dari genteng. Pintu gerbang dan pintu-pintu ruangan lainnya terbuat dari kayu yang diberi penguat berupa pasak-pasak besi. Sedang ruang tahanan menggunakan terali besi.

Pada bagian belakang pintu benteng terdapat tiga buah bangunan makam, yaitu makam Thomas Parr, Charles Muray dan satu makam tak dikenal. Selain ketiga makam tesebut terdapat pula empat buah prasasti nisan berbahasa Inggris yang ditempelkan pada dinding gerbang pintu masuk dari belakang yang bertuliskan : George Thomas Shaw yang meninggal tanggal 25 April 1704, Richard Watts yang meninggal 17 Desember 1705 dalam usia 44 tahun, Henry Stirling yang meninggal pada bulan April 1744 dalam usia 25 tahun dan Capt. James Coney yang meninggal Februari 1737 dalam usia 36 tahun.

Riwayat Pelestarian
Dalam upaya melestarikan dan melindungi bangunan benteng dari kemungkinan terjadinya kerusakan, pada tahun anggaran 1977/1978 sd. 1983/1984 dilakukan pemugaran oleh Proyek Pembinaan dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Bengkulu. Pemugaran meliputi bagian kepala kura-kura, kaki kura-kura barat dan utara, jembatan (tiang dinding pengaman), pembuatan pintu dan jendela serta pertamanan. Pada tahun 1984 dilakukan peresmian purnapugar Benteng Marlborough oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Prof. Dr. Haryati Soebadio.

Upaya pemeliharaan selanjutnya dilakukan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jambi Wilayah Kerja Propinsi Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Bangka Belitung bekerja sama dengan Proyek Pembinaan dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Bengkulu. Meliputi penunjukan juru pelihara pada tahun 1994, penataan kembali pertamanan benteng pada tahun 1992, konservasi meriam benteng pada tahun 1997 dan pengangkatan Satuan Pengamanan (SATPAM) tahun 1998.

Selain itu untuk menunjang terlaksananya pelestarian bangunan dan lingkungannya dengan lebih maksimal juga dilakukan pemintakatan situs dan evaluasi kondisi keterawatan pasca pemugaran oleh Bagian Proyek Pembinaan Peninggalan Sejarah dan Kepurbakalaan Bengkulu pada tahun 1997/1998. Pemugaran selanjutnya dilakukan oleh Proyek Pemanfaatan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jambi dari tahun anggaran 2002 sd. 2004.

Penutup
Keberadaan Benteng Marlborough sebagai benda cagar budaa harus tetap dipertahankan karena mengingat peranannya di masa lalu. Pada masa lalu benteng ini merupakan salah satu bukti sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Selain itu benteng dan kawasan lingkungan pemukiman yang melingkupinya menunjukkan adanya ciri arsitektur yang khas. Kekhasan ini tampak dari gaya arsitektur bangunan yang memperlihatkan suatu ciri kawasan kota yang pernah mendapatkan pengaruh beragam, yaitu mulai dari pengaruh Inggris, Belanda, dan Jepang serta masa perjuangan kemerdekaan. Dengan adanya ciri khas ini, maka benteng Marlborough menjadi salah satu aset wisata budaya andalan bagi Propinsi Bengkulu.

pantai panjang bengkulu

BKL-permai, 

Pantai Panjang Bengkulu,Panjang dan Indah

pantai-panjang-bengkulu-01.jpg

Pantai Panjang Bengkulu,Panjang dan Indah

pantai-panjang-bengkulu-01.jpg

Bengkulu memiliki keindahan wisata bahari yang tidak bisa dilewatkan. Pasir putih sepanjang 7 km dan air laut yang jernih jadi andalan Pantai Panjang. Pantai ini siap jadi tujuan wisata baru Anda.
Pantai panjang di Kota Bengkulu adalah salah satu objek wisata dengan hamparan pasir putih yang masih alami dan dapat membuka inspirasi akan kebesaran tuhan yang maha kuasa. Pantai ini tepatnya berada disisi barat Kota Bengkulu. Untuk mencapai lokasi yang hanya berjarak 1.5 km dari pusat kota ini dapat ditempuh dengan naik angkutan umum di Kota Bengkulu.


Terletak 1,5 km dari barat Bengkulu, pantai ini telah terkenal sebagai objek wisata paling diminati di Bengkulu. Bagaimana tidak, pasirnya putih, pantainya landai dan airnya pun jernih. Terlebih, pantai ini memiliki garis yang panjangnya tidak main-main, 7 km! Sambil menyelusuri pantai kita dapat menikmati semilir angin yang sejuk di siang hari dan pemandangan matahari terbenam (Sunset) pada sore hari. Berjalan kaki menyelusuri bulir pasir putihnya sangat halus, yang tidak akan mengotori kaki Anda. Berbagai fasilitas mulai dibangun di kawasan Pantai Panjang. Salah satunya jogging track, Anda dapat menikmati indahnya pantai sambil ber-jogging ria dan menghirup udara pantai yang sangat sejuk di kala pagi dan sore.


Pantai Panjang memiliki jarak titik pasang dan titik surut yang lumayan jauh, yaitu 500 meter. Hal ini tentu membuat pantai ini lebih indah saat surut karena hamparan pasir putihnya jadi semakin luas. Anda tidak hanya menemukan warna biru dari laut dan putih dari pantai, tapi juga hijau dari pepohonan.Disekitar kawasan pantai dengan mudah ditemui banyak penginapan dengan tarif yang relatif dapat terjangkau. Disamping itu juga terdapat sebuah mall yang cukup megah yaitu Bengkulu Indah Mall (BIM) yang dilengkapi dengan Gamezone, Hypermart, Matahari dan Fulsal Court. Di sepanjang pantai juga kita dapat menikmati kuliner khas bengkulu.


pantai-panjang-bengkulu-02.jpg

Terdapat banyak pohon cemara dan pinus di dekat pantai. Pepohonan inilah yang membuat suasana semakin sejuk dengan pemandangan hijaunya dan angin yang memanjakan Anda. Di kawasan pasirnya, terdapat deretan pohon kelapa yang siap melambai seakan mengajak Anda bermain ke sana.

Biarkan kaki Anda terlepas dari alasnya sebentar dan rasakan pasir halus nan lembut yang menyelinap di antara jari kaki. Rasakan segarnya air pantai yang biru jernih tanpa takut terseret ombak. Pantai ini memiliki ombak yang cenderung tenang. Bibir pantainya pun bisa dibilang aman karena tidak ada karang, jadi tak perlu khawatir tersandung karang saat berenang.

Datanglah pada sore hari jika ingin melihat keajaiban alam Bengkulu. Pantai Panjang memiliki sunset yang pasti membuat Anda tak rela mengedipkan mata. Langit jingga memantulkan cahaya ke air yang membuat laut menjadi perak keemasan. Belum lagi sang surya yang perlahan tenggelam ke balik laut, sungguh memukau.

pantai-panjang-bengkulu-03.jpg

Anda bisa lari sore sambil menunggu matahari tenggelam. Jika tidak ingin berkeringat, Anda bisa menikmati keindahan alam Pantai Panjang dari warung-warung yang ada di sepanjang pantai. Jangan lupa untuk minum es kelapa segar yang baru dipetik dari pohonnya.

Beberapa penginapan siap jadi pilihan Anda jika ingin menikmati pantai ini lebih dari sehari. Pilih sendiri penginapan favorit Anda dan nikmati Pantai Panjang sepanjang hari.

“Belum ke Bengkulu kalau belum menjejakkan kaki di pantainya,” begitulah pameo yang terkenal orang Bengkulu. Pantai Panjang ini cukup istimewa karena di sepanjang tepi pantai ini ditumbuhi pohon cemara dan pinus yang menambah kesejukan dan nuansa hijau. Biasanya di pantai tumbuhan yang hidup adalah pohon kelapa, tetapi di Pantai Panjang tidak ada pohon kelapa yang hidup. Anda dapat menyaksikan panorama alam berupa tenggelamnya matahari sambil bermain air pantai dengan tiupan angin sepoi-sepoi. 

Bengkulu memiliki keindahan wisata bahari yang tidak bisa dilewatkan. Pasir putih sepanjang 7 km dan air laut yang jernih jadi andalan Pantai Panjang. Pantai ini siap jadi tujuan wisata baru Anda.
Pantai panjang di Kota Bengkulu adalah salah satu objek wisata dengan hamparan pasir putih yang masih alami dan dapat membuka inspirasi akan kebesaran tuhan yang maha kuasa. Pantai ini tepatnya berada disisi barat Kota Bengkulu. Untuk mencapai lokasi yang hanya berjarak 1.5 km dari pusat kota ini dapat ditempuh dengan naik angkutan umum di Kota Bengkulu.


Terletak 1,5 km dari barat Bengkulu, pantai ini telah terkenal sebagai objek wisata paling diminati di Bengkulu. Bagaimana tidak, pasirnya putih, pantainya landai dan airnya pun jernih. Terlebih, pantai ini memiliki garis yang panjangnya tidak main-main, 7 km! Sambil menyelusuri pantai kita dapat menikmati semilir angin yang sejuk di siang hari dan pemandangan matahari terbenam (Sunset) pada sore hari. Berjalan kaki menyelusuri bulir pasir putihnya sangat halus, yang tidak akan mengotori kaki Anda. Berbagai fasilitas mulai dibangun di kawasan Pantai Panjang. Salah satunya jogging track, Anda dapat menikmati indahnya pantai sambil ber-jogging ria dan menghirup udara pantai yang sangat sejuk di kala pagi dan sore.


Pantai Panjang memiliki jarak titik pasang dan titik surut yang lumayan jauh, yaitu 500 meter. Hal ini tentu membuat pantai ini lebih indah saat surut karena hamparan pasir putihnya jadi semakin luas. Anda tidak hanya menemukan warna biru dari laut dan putih dari pantai, tapi juga hijau dari pepohonan.Disekitar kawasan pantai dengan mudah ditemui banyak penginapan dengan tarif yang relatif dapat terjangkau. Disamping itu juga terdapat sebuah mall yang cukup megah yaitu Bengkulu Indah Mall (BIM) yang dilengkapi dengan Gamezone, Hypermart, Matahari dan Fulsal Court. Di sepanjang pantai juga kita dapat menikmati kuliner khas bengkulu.


pantai-panjang-bengkulu-02.jpg

Terdapat banyak pohon cemara dan pinus di dekat pantai. Pepohonan inilah yang membuat suasana semakin sejuk dengan pemandangan hijaunya dan angin yang memanjakan Anda. Di kawasan pasirnya, terdapat deretan pohon kelapa yang siap melambai seakan mengajak Anda bermain ke sana.

Biarkan kaki Anda terlepas dari alasnya sebentar dan rasakan pasir halus nan lembut yang menyelinap di antara jari kaki. Rasakan segarnya air pantai yang biru jernih tanpa takut terseret ombak. Pantai ini memiliki ombak yang cenderung tenang. Bibir pantainya pun bisa dibilang aman karena tidak ada karang, jadi tak perlu khawatir tersandung karang saat berenang.

Datanglah pada sore hari jika ingin melihat keajaiban alam Bengkulu. Pantai Panjang memiliki sunset yang pasti membuat Anda tak rela mengedipkan mata. Langit jingga memantulkan cahaya ke air yang membuat laut menjadi perak keemasan. Belum lagi sang surya yang perlahan tenggelam ke balik laut, sungguh memukau.

pantai-panjang-bengkulu-03.jpg

Anda bisa lari sore sambil menunggu matahari tenggelam. Jika tidak ingin berkeringat, Anda bisa menikmati keindahan alam Pantai Panjang dari warung-warung yang ada di sepanjang pantai. Jangan lupa untuk minum es kelapa segar yang baru dipetik dari pohonnya.

Beberapa penginapan siap jadi pilihan Anda jika ingin menikmati pantai ini lebih dari sehari. Pilih sendiri penginapan favorit Anda dan nikmati Pantai Panjang sepanjang hari.

“Belum ke Bengkulu kalau belum menjejakkan kaki di pantainya,” begitulah pameo yang terkenal orang Bengkulu. Pantai Panjang ini cukup istimewa karena di sepanjang tepi pantai ini ditumbuhi pohon cemara dan pinus yang menambah kesejukan dan nuansa hijau. Biasanya di pantai tumbuhan yang hidup adalah pohon kelapa, tetapi di Pantai Panjang tidak ada pohon kelapa yang hidup. Anda dapat menyaksikan panorama alam berupa tenggelamnya matahari sambil bermain air pantai dengan tiupan angin sepoi-sepoi. 

tempoyak khas bengkulu

BKL-permai,

 Tempoyak Khas Bengkulu Selatan


Sebelum kita kepermasalahan saya akan menjelaskan apa itu TempoyakTempoyak adalah jenis makanan yang berasal dari buah Durian yang sudah matang dan dimasak seperti memasak sayur (gulai). Tempoyakmerupakan makanan khas Provinsi Bengkulu. masyarakat Bengkulu sudah mengenal apa itu Tempoyak sejak dari zaman nenek moyang. jika anda belum pernah merasakan nikmat nya tempoyak maka anda tidak perlu datang ke bengkulu, cukup kamu baca petunjuknya dibawah ini bagaimana cara membuat Tempoyak. untuk sajian Tempoyak kita bisa membuatnya dengan bermacam-macam campurannya seperti ikan, udang, dan lain-lain. dibengkulu ada 3 macam jenis Tempoyak, ada yang kering,  goreng, dan cair. untuk kali ini saya akan membahas cara membuat Tempoyak Kering, nah untuk Tempoyak kering ini dari daerah bengkulu selatan, kalau yang cair itu dari curup, lebong dan sekitarnya, kalau Tempoyak goreng dari daerah kota Bengkulu.baiklah kita langsung ke tkp. 
Bahan-bahan yang perlu kita siapkan untuk membuat Tempoyak udang : 
  1. Siapkan 2-3 buah durian matang ( catatan : durian matang dibuka terlebih dahulu lalu isi dari durian itu di masukan kedalam toples dan di biarkan selama 1-2 malam sampai rasanya agak asam ).
  2. Siapkan udang secukupnya, untuk udang terserah kamu mau berapa banyak.
  3. Siapkan 1 buah kelapa ( catatan : kelapanya diparut dan di lebur sedikit tapi jangan terlalu hancur, biarkan kelapanya agak kasar sedikit )
  4. Siapkan air lebih kurang 1 gelas.
  5. Siapkan garam halus 1 sendok makan
  6. Siapkan cabe 1/4 kg
  7. Siapkan bawang merah dan putih. ( bawang merah dan putih di tumbuk sampai lebur )
  8. Siapkan penyedap rasa.
  9. Kuali 1 buah
Proses pembuatan Tempoyak udang.
  1. Terlebih dahulu masukkan air satu gelas kedalam kuali.
  2. Masukkan bawang merah dan putih yang sudah ditumbuk
  3. Masukan garam halus dan cabe yang sudah ditumbuk
  4. Masukkan Tempoyaknya sambil di aduk sedikit-sedikit agar Tempoyaknya menyatu dengan air dan bumbunya.
  5. Biarkan tempoyaknya panas sampai warnanya kuning kemerahan. jangan lupa kasih penyedap rasa sedikit.
  6. Masukkan udang secukupnya, dan biarkan udangnya matang. 
  7. Tunggu tempoyaknya agak mengering dan sambil di aduk sedikit-sedikit.
  8. Kalau sudah kelihatan agak kering makaTempoyaknya sudah matang dan siap untuk di sajikan. 
Untuk pembuatan Tempoyak ikan sama dengan cara membuat Tempoyak udang, agar tidak penasaran silahkan di coba, artikel ini saya buat setelah melihat ibu saya memasak Tempoyak. semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu semua.

pantai pasar bawa manna

BKL-permai, kota Pagar Alam.

Kota Manna(kota Kenangan) adalah sebuah kota kecil yang merupakan ibu kota dari kabupaten Bengkulu Selatan. Penduduk aslinya adalah suku serawai dan pesisir.terdapat banyak tempat wisata sangat Indah dan ramai seperti Pantai pasar Bawah serta banyak pusat perbelanjaan seperti mini market dan pasar,pasar yang terkenal di sini yaitu Pasar Ampera.Banyak sejarah yang tersimpan di kota kecil ini, yaitu adanya daerah keramat yang disebut masyarakat setempat Dusun Tinggi dan ada juga yang menyebutnya Sebakas, tempat ini dipercaya masyarakat setempat sebagai kota hilang,pada zaman kerajaan dulu, tempat ini menjadi pusat persembunyian dari ancaman para penjajah dan konon dipercaya tempat dahulunya perna disinggahi oleh Gadja Mada. Di sebuah desa di kota Manna, tepatnya di dusun Padang Niur (Padang Kedongdong) terdapat sebuah keris dan sebuah pedang sakti yang disimpan dirumah penduduk yang bernama pak Juliam dan Ibu Ili, keris ini juga dipercaya masyarakat setempat sebagai pusaka yang dahulunya pernah dipakai Gadja Mada. kecamatan di Kabupaten Bengkulu SelatanBengkuluIndonesia. Salah sa

Video Pesta Perayaan Tabot tahun 2012

sahabat semua inilah sebuah kebudayaan provinsi bengkulu yang dilaksanakan setiap akhir tahun, pesta ini dimeriahkan oleh wisatawan domistik dan mancanegara, silahkan lihat videonya di bawah ini :


semoga anda suka, dan bisa berkunjung ke kota bengkulu

Pantai Wayhawang Bintuhan

BKL-permai, Objek wisata yang satu ini tergolong unik, yakni berkontruksi karang yang berdiri kokoh di tengah laut (+50 M)di bibir pantai. Yang konon cerita rakyat sekitar merupakan kapal yang terdampar dan disumpah oleh si lidah pahit. Namun saat ini objek yang terletak di desa Way Hawang Kecamatan Maje Kabupaten Kaur ini menjadi buruan para wisatawan, baik lokal maupun wisatawan manca negara.


Batu Jung Wayhawang
Apalagi ombak di pantai ini tergolong tinggi, sehingga sering menjadi tempat berselancar para wisatawan manca negara. Letak Objek Wisata Batu Jung Way Hawang pun tergolong dekat bila di tempuh dari kota Bintuhan, ibu kota kabupaten kaur. Cuma memakan waktu kisaran 20 Menit wisatawan yang menginap di Kota Bintuhan dapat mencapai lokasi objek wisata ini.

Eksotis memang, wajar kalo pengunjung banyak berdecak kagum jika melihat indahnya pemandangan pantai yang di padu dengan objek batu karang yang menyerupai kapal itu. Banyak juga pasangan muda mudi yang mengabadikan tempat ini untuk dipilih sebagai tempat Free Wedding mereka.  


selamat berkunjung,,,

Wista Pantai Linau Bintuhan

BKL-permai,  Pantai Linau terletak di Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Propinsi Bengkulu, pantai ini sudah lama dikenal. Sejak dahulu kala pantai ini sering dijadikan tempat berlabuhnya berbagai kapal untuk mengangkut hasil hutan berupa kayu yang akan diekspor ke luar negeri. 


Dermaga Linau sering dijadikan tempat pariwisata dan bersantai bersama orang terdekat, serta sering dijadikan wisata pancing (tempat memancing) ikan. Keindahan laut linau dengan warna laut yang biru menambah daya tarik pantai linau.
Selain pantai yang indah, desa Linau juga memiliki wisata sejarah berupa benteng peninggalan penjajah dan berbagai cerita rakyat lainnya di masa lampau. Desa Benteng Harapan Linau yang berbatasan desa Air Long juga telah dibangun tempat wisata yang terletak di bibir pantai di sepanjang jalan lintas Bengkulu-Lampung yang terdapat di desa Benteng Harapan Linau. 
 
sumber : Bintuhan dot Info